ArticleManagerial  Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya (Bagian III)
Friday, December 6, 2013
Managerial
Seri Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya
Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya (Bagian III)
by: Muhamad Al Gamal, SE, MA, Ak
Foto Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya (Bagian III)

II. Sinyal vs Akar Masalah

Hal paling mendasar dalam mengatasi berbagai permasalahan bisnis adalah merumuskan dengan jelas apa yang dimaksud dengan "masalah". Jika setiap organisasi bisnis memiliki tujuan, target atau sasaran yang ingin dicapai, kemudian melakukan upaya-upaya untuk mencapainya, maka "masalah" adalah kondisi dimana tujuan, target atau sasaran bisnis tersebut tidak tercapai sebagaimana yang diharapkan.

Dalam menetapkan target bisnis, perusahaan seharusnya juga mengakomodir dan menyelaraskan kepentingan berbagai stakeholder lainnya (manajemen, kreditur, pelanggan, pemasok, karyawan dan pemerintah) dengan kepentingan stakeholder utama, yaitu pemilik bisnis. Meskipun perusahaan dapat memenuhi ekspektasi pemilik, namun gagal memenuhi ekspektasi berbagai stakeholder lain, maka pada akhirnya hal ini dapat menjadi "masalah". Misalnya, perusahaan dapat meraih keuntungan yang sesuai dengan ekspektasi pemilik atau memenuhi target, namun tidak dapat memenuhi ekspektasi pemerintah, yaitu kepatuhan pada regulasi, maka konsekuensinya mungkin saja timbul kewajiban denda yang akan memotong sebagian besar keuntungan, atau bahkan membuat perusahaan terpaksa berhenti beroperasi.

"Masalah" memiliki dua elemen utama, yaitu adanya gejala (symtoms) masalah dan akar (root) masalah. Analogi yang paling umum digunakan untuk mendeskripsikan hal ini adalah fenomena gunung es. Meskipun puncaknya terlihat kecil dipermukaan laut, namun di bawah permukaan terdapat sebagian besar badan gunung yang tidak terlihat. Jika hanya melihat apa yang ada di permukaan, maka dapat dipastikan bahwa deskripsi mengenai gunung es tersebut akan salah. Fenomena gunung es sering digunakan untuk menjelaskan bahwa dalam mencermati suatu persoalan jangan sampai tertipu fenomena atau gejala yang tampak sepintas, tetapi haruslah mencermati sisi-sisi lain permasalahan yang belum terlihat dengan jelas.

Target penjualan yang tidak tercapai pada laporan penjualan bulanan merupakan suatu contoh gejala masalah yang harus dicermati apa akar masalah yang menyebabkan rendahnya angka penjualan tersebut. Upaya mencermati dan menentukan akar suatu permasalahan merupakan langkah awal dalam menemukan solusi masalah yang tepat, yaitu mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah atau perumusan masalah. Kesalahan pada tahap ini sangat mungkin menyebabkan masalah tidak dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat, bahkan dapat beresiko menjadi semakin besar karena ketiadaan solusi atau keterlambatan atau kesalahan dalam menentukan solusi.

Profil Penulis

Banner training Managerial
Artikel lainnya
Foto Letter of Credit (L/C) UCP 600
Friday, December 6, 2013
Foto Regulasi Perdagangan Internasional
Thursday, December 5, 2013
Foto Triple Constraint
Tuesday, December 3, 2013
Foto Prinsip Dasar Pengadaan Barang dan Jasa
Saturday, November 30, 2013
Artikel Terkait
Foto Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya (Bagian II)
Friday, November 29, 2013
Seri Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya
Foto Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya
Friday, November 22, 2013
Seri Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya
Chat via WhatsApp