ArticleManagerial  Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya (Bagian II)
Friday, November 29, 2013
Managerial
Seri Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya
Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya (Bagian II)
by: Muhamad Al Gamal, SE, MA, Ak
Foto Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya (Bagian II)

6. Keberagaman

Dalam kebanyakan organisasi besar, sumberdaya manusia biasanya terdiri dari berbagai latarbelakang pendidikan, pengetahuan, keahlian, karakter, bahkan suku bangsa. Kondisi ini membawa konsekuensi kepada sulitnya untuk mencapai kesepakatan dalam merumuskan dan mengeksekusi suatu keputusan. Akibatnya adalah potensi konflik dan keterlambatan proses yang dapat merugikan perusahaan. Di sisi lain, keberagaman pengetahuan dan lainnya merupakan kekuatan potensial bagi perusahaan jika dapat memberdayakannya melalui mekanisme kohesi, kolaborasi dan berbagi pengetahuan demi kepentingan perusahaan. Dengan demikian, masalahnya adalah bagaimana mengidentifikasi, mendefinisikan dan memberdayakan keberagaman, baik pengetahuan dan berbagai potensi lainnya guna meraih keuntungan perusahaan.

7. Kompleksitas

Kompleksitas dapat dipahami sebagai banyaknya variabel yang mempengaruhi suatu permasalahan. Faktanya sekarang adalah, dunia menjadi semakin kompleks, begitu juga dengan bisnis. Ketika ekonomi dunia semakin terintegrasi secara geografis dan juga semakin terkait dengan berbagai isu-isu non ekonomi, seperti politik dan budaya, maka berbagai variabel ekonomi dan non ekonomi dapat mempengaruhi pertimbangan bisnis. Kabar baiknya adalah, perkembangan TI cukup membantu menyederhanakan kompleksitas bisnis. Meskipun perlu dipahami bahwa semakin kompleks kegiatan bisnis, semakin sulit mengembangkan TI yang memiliki kemampuan untuk menyederhanakan dan memudahkan pelaku bisnis mengelola kegiatan mereka. Terkait dengan kompleksitas, masalahnya adalah bagaimana organisasi bisnis dapat menerapkan pendekatan yang berorientasi sistem dalam menganalisis, merancang dan menyederhanakan proses bisnisnya, sehingga dapat meminimalisir kompleksitas tersebut.

8. Informasi Sampah

Dunia semakin transparan dengan perkembangan TI sehingga banyak dinamika peristiwa dalam berbagai aspek kehidupan dan di berbagai lokasi terpapar lewat TI. Hasilnya adalah, gunungan informasi, baik yang berguna maupun yang tidak atau informasi sampah, akan terekam dan tersebar dalam waktu yang sangat singkat. Sebuah laporan survey menunjukan bahwa pada bulan Maret 2010, lalu lintas internet dunia mencapai 21 exabyte-21 juta terabyte. Pada tahun 2016, diperkirakan lalu lintas internet global akan mencapai 1,3 zettabyte. Setiap hari, 2,5 quintillion bytes data dihasilkan. Dengan kondisi seperti ini, masalah bagi organisasi bisnis maupun orang-orang yang terlibat dengannya adalah bagaimana menyikapi limpahan informasi ini dengan mengambil yang berguna dan menyaring sampahnya, kemudian mengolahnya menjadi pengetahuan yang bernilai bagi perusahaan.

9. Rantai Pasokan

Permasalahan rantai pasokan sangat erat kaitannya dengan ketidakpastian yang terjadi dalam dunia bisnis. Semakin dapat diprediksi permintaan dari pelanggan, semakin mudah menentukan jenis dan jumlah persediaan yang harus disiapkan. Faktanya, sangat sulit untuk memprediksi permintaan pelanggan karena persaingan yang ketat dan selera konsumen yang berubah-ubah. Di sisi lain, ketersediaan barang dari pemasok juga semakin sulit untuk diprediksi karena faktor kelangkaan sumber daya dan faktor lainnya. Sementara itu, perusahaan perlu meminimalisir persediaan untuk tujuan efiensi. Kondisi ini menimbulkan permasalahan yang harus dikelola sebaik mungkin, yaitu bagaimana mengembangkan strategi pengadaan yang dapat menyeimbangkan resiko antara penyediaan kebutuhan penjualan dengan ketersediaan barang dari pemasok.

10. Keahlian Penanganan Masalah

Jika masalah-masalah pada nomor satu sampai dengan nomor sembilan adalah masalah utama dalam organisasi bisnis, plus berbagai masalah lain yang tidak termasuk dalam peringkat di atas, maka ketidakmampuan memecahkan permasalahan dengan solusi yang tepat adalah kunci semua masalah yang dapat membawa kepada kehancuran. Oleh karena itu, masalah terbesar bagi organisasi adalah bagaimana mempersiapkan seluruh elemen organisasi dengan seperangkat metodologi penanganan masalah yang membuat elemen organisasi memiliki keahlian mengidentifikasi, mendefinisikan dan menganalisis permasalahan serta menemukan solusi dengan cepat dan tepat, apapun jenis masalahnya.

Bersambung...

Profil Penulis

Banner training Managerial
Artikel lainnya
Foto Kegiatan dalam Manajemen Investasi IT
Wednesday, November 27, 2013
Foto Manfaat Perdagangan Internasional
Wednesday, November 27, 2013
Foto Perdagangan Internasional
Monday, November 25, 2013
Foto Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya
Friday, November 22, 2013
Foto Mengenal CorelDraw
Friday, November 22, 2013
Foto LibreOffice
Friday, November 15, 2013
Artikel Terkait
Foto Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya
Friday, November 22, 2013
Seri Masalah Bisnis dan Kerangka Penanganannya
Chat via WhatsApp