

PENGERTIAN
Resolusi konflik dikonseptualisasikan sebagai metode dan proses yang terlibat dalam memfasilitasi akhir konflik secara damai. Seringkali, anggota kelompok berkomitmen untuk berusaha menyelesaikan konflik kelompok melalui secara aktif mengkomunikasikan informasi tentang motif atau ideologi yang saling bertentangan diantara mereka (misalnya, niat, alasan untuk memegang keyakinan tertentu), dan dengan terlibat dalam negosiasi kolektif untuk mengakhirinya melalui berbagai metode dan prosedur untuk mengatasi konflik yang ada, termasuk namun tidak terbatas pada, negosiasi, mediasi, diplomasi, dan penciptaan perdamaian kreatif.
GAMBARAN RINGKAS
Resolusi konflik, sebagai praktek profesional dan bidang akademik sangat sensitif terhadap budaya. Dalam konteks budaya Barat, seperti Kanada dan Amerika Serikat, resolusi konflik yang berhasil biasanya membangun komunikasi antar pihak yang bersengketa, pemecahan masalah , dan penyusunan perjanjian yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar mereka.
Dalam situasi ini, resolvers konflik sering berbicara tentang strategy win-win solution, atau skenario saling memuaskan, untuk semua orang yang terlibat dalam konflik. Dalam konteks ini, komunikasi langsung antara pihak yang bersengketa yang secara eksplisit membahas isu-isu yang dipertaruhkan dalam konflik yang dapat dianggap sebagai tindakan kasar, sehingga membuat konflik lebih buruk dan mengakibatkan resolusi tertunda. Konflik antar budaya seringkali sulit untuk diselesaikan karena harapan para pihak yang bersengketa bisa sangat berbeda, dan ada banyak kesempatan sehingga terjadi kesalahpahaman.
OBJECTIVE
OUTLINE
METHODS
|
|